Wednesday, August 25, 2010

driving exprience

After Amira first driving lesson, we asked her how it was.  She was picked up by the instructor but coming home she drove.  She said it was ok and just listen to the instructor.  She found that driving at 60km/h was fast.  ha..ha...
She seems to like it after dring around KB area on her 2nd lesson.  But she found it worrying when coming to a roundabout because the engine will stop.  Embarassing in the first place but who cares eh!  What she hates most was the side parking.  Still no confident in side parking.  1 more lesson she will finish, but I told her to continue just for a few more weeks just to get confident before the real driving test.
It is quite funny when she described  her experience.
She was asking when she should take the driving test.  If failed have to wait for another two months and take driving lesson some more.  we wait and  see........

Tuesday, August 17, 2010

1st Drive - Amira

Today is the day my eldest daughter went for her first driving  lesson after passing the written test last week.  In the first place, she was reluctant to take the test or even driving for that matter.  But I listed her at the driving school.  In our country, the minimum for driving lessons is 10 hours.  Before taking the written test when we were talking about letting her to go for driving lessons, she had bad dreams which she told me.  It was quite a funny dream too because in her dream I let her drive the car without having her driving lesson.  I won't do that - definitely.
After passing her written test, she said she wanted to take the driving lessons and get it over with.  While waiting for her A level results, she has the time to do it.  But still on wait list when the instructor said she has a lot of students.  So finally today is the day for her basic driving lesson.  Kinda bring me back to when I went for my driving lessons as well.
I haven't talk to her yet as she is still asleep due to Ramadhan.
But my second daughter was looking forward to take her driving lessons next year.
But I always tell them, safety comes first when driving especially wearing seatbelts.
Still can't believe they going to be an adult soon.
In my eyes, they are still my babies.

I always tell them "expect the unexpected" when driving.

Monday, August 2, 2010

wanita kepalsuan

Dalam satu majlis perkahwinan, Shasha datang lebih awal and mengambil tempat duduk yang selesa.  Sejurus kemudian datang Lin ia itu kawan lama Shasha.  Bila Shasha ternampak Lin, dia memberi isyarat untuk duduk di sebelah nya.  Maklom dah lama tak jumpa sejak di bangku sekolah jadinya perbualan mereka tentu menyeronokan.  Masing2 memuji akan kecantikan satu sama lain yg masih "maintain" gitulah.  Mereka memberi news update terkini sal anak2, keluarga etc di dlm majlis yg 2 jam.

"Wah, cun lah Lin! Masih sexy macam dulu." kata Shasha

"Macam dulu?" kata Lin sambil memberi isyarat kepada Shasha bagi menyetuh pinggang nya.

"Eh, apa yang keras ani?  Ko pakai corset kah?" tanya Shasha

"Atu tah nama nya Wanita Kepalsuan!" katanya Lin. "Kalau ku buka corset ani, landir sana landir sini wah!" sambil ketawa.

Shasha memberi isyarat bagi Lin menyentuh perut nya, "aku lagi original, nada corset!  Ko liat lah punya banyak selekoh2!"  Mereka berdua ketawa sambil di perhatikan tetamu lain.  Mereka berdua terkenangkan and memikirkan bagaimana kaum wanita begitu sanggup di lihat cantik tapi menyiksakan diri sendiri demi kecantikan.

Itu baru bab corset, belum lagi yang lain2.  Lau di pikirkan macam2.

Apa2 pun kita kena terima diri kita seadanya and redha.  Kita patut bersyukur yg kita mempunya cukup sifat di beri Allah.

Sekian

Friday, July 30, 2010

Tertinggal

Bila dah berumah tangga, siapa2 yang bergelar isteri yang ada anak2 mesti bertambah tanggong jawabnya.  Kerja rumah tak usah cakap lah.  Tapi yang bertambah tu nah yang kita kena kadang2 antar and ambi anak tusyen.  Satu tempat tusyen aje tak pa, ni lau ada 1 or 2 tempat.  Kerja di ofis lain cerita lagi.

Nak di jadikan cerita, pernah suatu malam, saya antar anak sulung dan yang bongsu tusyen jam 7mlm.  Yang bongsu tu pun ada demam juga sikit.  Balik nya jam 9mlm.  Oleh kerna risau kan anak yang bongsu, bila nak ambil balik tusyen, ubat saya bawa and terus bagi masa dlm kereta and saya periksa juga fever nya.  38 Celcius!  Panic button terus.

Saya bawa dia balik tanpa ingat kan anak sulung yg balik juga jam 9mlm. Sampai rumah yg sulung sms.  Makin jadi panic, mcm2 fiikiran yg negative keluar.  Tapi berdoa dan tawakal.  Dari tempat tusyen ke rumah pun dlm 20 minit.  Saya minta suami ambil.  Yg sulung ni saya terlupa sekali je but have good reasons.

Tapi, yang saya rasa betul2 bersalah ialah saya terlupa ambil anak no 3 tu (lelaki) sebanyak 3 kali!  Bukan 3 days in a row but different time lah tu.  Imagine! 3 kali!  Saya rasa sedih dan bersalah.  Terpikir juga saya, "Emak apa lah I ni?"

Saya masih rasa bersalah sehingga kini and bila terkenang kan kisah ini.  sebabnya, kali ketiga saya terupa, I yg antar dia jam 7mlm.  Balik tusyen jam 9mlm, yang bongsu aje I ambi.  Tu yang buat I guilty sangat2.  I dropped off my youngest, then zoom to pick him up.  Tapi anak I yg lelaki tu cakap,"It's ok mom. You didn't do it on purpose." At the same time paddubg my shoulder.  Lagi lah nak nanggis I di buat nya. 

"Khairee, I am so so sorry to have forgotten to pick you from tuition."

So, korang2 kat luar sana, ada tak pernah terjadi kat korang apa yang saya alami?  Tentu tidak kan?

sekian

Thursday, July 29, 2010

coretan pertama

Salam mersa,

Keinginan mempunyai blog udah sekian lama.  Tapi tak sampai-sampai juga...Sebenar nya saya suka sekali mencatit apa apa yang terjadi dalam kehidupan.  Pernah juga saya mempunyai diaries, tapi saya tak pernah  meyimpan nya.  Tukar tahun baru, diary lama sayang buang.

Hari ini tercapai lah hasrat ingin to put pen to paper apa yang teringin di bukukan.  Ada yang luahan hati, ada yang kisah2 melucukan, ..dll.  Saya masih lagi belajar bagaimana menggunakan kata-kata yang harus di pakai guna dalam blog ini.  Takut nanti salah perkataan di gunakan lain pula tafsiran orang.

Design blog pun belum di ubah suai mengikut keinginan sendiri.  Buat masa ini biar lah dulu.

Hasrat hati blog ini bagi peningalan buat anak2, keluarga dan sahabat handai terdekat juga dan sesiapa yg sudi melayari blog ini.  Terlebih dahulu, kalau ada tersalah perkataan dan tersilap bahasa, saya mohon kemaafan.  Bukan niat untuk menyakit atau menyinggung perasaan orang.

Hingga di pena yg akan datang.

sekian